
Kuala Lumpur – Malaysia, aspekindonesia.com | Serikat Pekerja XLSMART mendapatkan undangan khusus sekaligus mewakili pekerja sektor telekomunikasi Indonesia dalam forum internasional 28th UNI Apro ICTS Committee Meeting di Malaysia. Kegiatan tersebut berlangsung di Berjaya Times Square, Kuala Lumpur, pada 15-16 Oktober 2026, dengan menghadirkan 56 peserta delegasi dari Asia Pasifik.
Ketua Umum SP XLSMART Ahmad Henry Machsuni hadir bersama Sekretaris Abdul Rachman untuk memaparkan proses integrasi XL Axiata dan Smartfren. Dalam presentasinya, Henry menjelaskan pentingnya keharmonisan hubungan industrial setelah merger, termasuk perlunya transparansi selama proses penggabungan perusahaan berlangsung.
Ia menyebut Serikat Pekerja XL Axiata telah mengawal aksi korporasi sejak sebelum merger dimulai pada 2024 demi melindungi kepentingan karyawan. Pengawalan tersebut berlanjut hingga penggabungan resmi dengan Smartfren pada 2025, serta terus dilakukan untuk menjaga komunikasi dan kepastian karyawan.
Henry menilai kelancaran transisi perusahaan didukung dialog terbuka dengan manajemen serta penerapan budaya kolaborasi iCare setelah merger berlangsung. Kehadiran SP XLSMART di Malaysia juga mewakili Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia, yang mendukung afiliasinya berpartisipasi dalam forum ketenagakerjaan internasional.
“Serikat pekerja hadir bukan sebagai antitesa manajemen, melainkan sebagai mitra strategis. Kami ikut memberikan masukan serta menyuarakan concern dari karyawan demi kebaikan bersama. Tujuannya satu, agar tercipta keharmonisan yang pada akhirnya mendorong tercapainya target-target perusahaan,” kata Ahmad Henry.
Pemaparan tersebut mendapat respons positif dari tokoh serikat pekerja global, termasuk President of UNI Asia & Pacific Shinichi Kitano. Shinichi Kitano menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kontribusi pemikiran positif yang dibawa delegasi SP XLSMART dalam forum tersebut.(TM/RS)

Konferensi turut dihadiri Rajendra Acharya, Regional Secretary UNI Apro Asia Pacific, serta Fumiko Kimura, Director of ICTS UNI Apro Asia Pacific. Peserta lainnya mencakup Benjamin Parton, Head of ICTS UNI Global, serta Datuk Mohamed Shafie BP Mammal, Koordinator Axiata Union Malaysia. Datuk Mohamed Shafie BP Mammal juga menjabat President of UNI Malaysia Labour Centre selama ini membantu untuk berkomunikasi dengan Management Axiata sejak sebelum proses merger hingga saat ini.
