UNI Apro Breaking Through Reports (2015-2018), Ini Tanggapan ASPEK Indonesia!

Nepal, aspekindonesia.com│Kamis (21/11) Salah satu agenda penting dalam acara “5th UNI Apro Regional Conference” yang berlangsung di Hotel Yak and Yeti, Kathmandu Nepal, dari tanggal 20-22 November 2019, adalah sesi laporan pencapaian UNI Apro dan afiliasinya dari berbagai negara di Asia Pacific.

Sesi laporan 4 tahunan yang dalam conference kali ini diberi judul “UNI Apro Breaking Through Reports (2015-2018)”, disampaikan langsung oleh Brother Christopher Ng, selaku UNI Apro Regional Secretary. Beberapa negara kemudian melengkapi laporan tersebut, dengan menyampaikan tanggapan dan informasi tambahan atas pencapaian anggota UNI Apro selama kurun waktu 2015-2018. Satu-satunya federasi serikat pekerja anggota UNI Apro dari Indonesia, yaitu ASPEK Indonesia, juga menyampaikan laporan pencapaiannya di hadapan peserta Conference.

Berikut ini transkrip laporan ASPEK Indonesia yang disampaikan oleh Sabda Pranawa Djati, Sekretaris Jenderal ASPEK Indonesia, pada sesi tanggal 21 November 2019.

Assalamu’alaikum Wr Wb.

Atas nama seluruh anggota ASPEK Indonesia, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada UNI Apro, khususnya kepada Brother Christopher Ng, selaku UNI Apro Regional Secretary, atas dukungannya selama ini kepada ASPEK Indonesia, sehingga kami menjadi lebih kuat dalam pengorganisasian dan pemberdayaan anggota ASPEK Indonesia, khususnya dalam hal membangun hubungan industrial yang lebih baik melalui dialog sosial, secara bipartit maupun tripartit.

Beberapa pencapaian ASPEK Indonesia yang ingin kami sampaikan dalam conference ini antara lain:

1. ASPEK Indonesia saat ini telah memiliki kepengurusan di 13 wilayah provinsi, yaitu di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah,
Jawa Timur, Aceh, Yogyakarta, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, Bali, Sumatra Selatan, Lampung dan Bengkulu.

Optimalisasi pemberdayaan pengurus dan anggota di daerah, dilakukan dengan target agar ASPEK Indonesia memiliki perwakilan di Lembaga Kerja Sama Tripartit dan di Dewan Pengupahan.

2. ASPEK Indonesia berhasil mendudukkan perwakilannya di Lembaga Kerja Sama Tripartit dan lembaga Dewan Pengupahan, baik tingkat nasional, provinsi dan kota/kabupaten, antara lain:

– Sis Mirah Sumirat terpilih menjadi Wakil Ketua dari unsur serikat pekerja di Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional, dimana Ketuanya adalah Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia.

Sedangkan di Lembaga Kerja Sama Tripartit dan Dewan Pengupahan tingkat provinsi dan kota/kabupaten, ASPEK Indonesia berhasil menempatkan perwakilannya antara lain di Jakarta, Aceh, Depok dan Serang.

Perwakilan ASPEK Indonesia di Lembaga Kerja Sama Tripartit dan Dewan Pengupahan di tingkat provinsi dan kota juga aktif dalam memperjuangkan hak-hak pekerja termasuk upah minimum dan upah minimum sektoral.

3. Dua serikat pekerja afiliasi ASPEK Indonesia pada tanggal 16 Oktober 2019, bersama dengan manajemen perusahaannya, telah mendapatkan “Industrial Relations Award”, yaitu:

– Serikat Pekerja Hero Supermarket untuk kategori dialog sosial terbaik di Indonesia.

– Serikat Pekerja United Tractors untuk kategori Perjanjian Kerja Bersama terbaik di Indonesia.

4. Kemitraan hubungan industrial berbasis dialog sosial juga kami wujudkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, antara lain:

– Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri Tenaga Kerja dengan federasi serikat pekerja, tentang Joint Program untuk Training of Trainer.
Dari kerja sama ini, ASPEK telah memiliki 10 orang trainer dengan sertifikasi dari Kementerian Tenaga Kerja.

– Penandatanganan Piagam Penerapan dan Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSH) dengan Kementerian Tenaga Kerja.

– Penandatanganan kerja sama dengan Asosiasi Logistik Indonesia untuk Sertifikasi Pekerja di Sektor Logistik.

– Kerja sama dengan Universitas Trilogi untuk Pembinaan Sumber Daya Manusia dalam Bidang Keselamatan & Kesehatan Kerja.

5. ASPEK Indonesia juga aktif dalam memperjuangkan jaminan sosial bagi rakyat Indonesia, khususnya dalam hal mengawasi implementasi jaminan kesehatan bagi rakyat Indonesia.

ASPEK Indonesia bersama federasi anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) membentuk lembaga pengawas independen yang diberi nama Jamkes Watch. Saya dipilih menjadi Sekretaris Jenderal Jamkes Watch.
Jamkes Watch melakukan aktivitas utama yaitu memberikan sosialisasi dan konsultasi kepada masyarakat tentang hak rakyat untuk mendapatkan jaminan kesehatan serta melakukan advokasi/pendampingan saat masyarakat kesulitan dalam mendapatkan jaminan kesehatan di rumah sakit.

Keberhasilan ASPEK Indonesia tentunya juga menjadi keberhasilan bagi UNI Apro. UNI Apro telah menjadi bagian sangat penting dalam perkembangan ASPEK Indonesia hingga saat ini.

Bersatu, Berjuang, Sejahtera adalah slogan ASPEK Indonesia.
Slogan ini tentunya juga dapat menjadi spirit bagi kita bersama di UNI.

Bersatu dalam UNI Apro.
Berjuang bersama UNI Apro.
Untuk kesejahteraan seluruh anggota UNI Apro.

Hidup buruh!

Terima kasih.(TM/SPD).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *