Peningkatan Kapasitas Pengurus dan Anggota SERIPISSI

Jakarta, aspekindonesia.com│8 September 2019, Kantor DPP ASPEK Indonesia menjadi saksi bisu dari kegiatan training peningkatan kapasitas pengurus dan anggota dari SERPISSI (Serikat Pekerja PT. ISS Indonesia), Encep Supriyadi (Wakil Presiden ASPEK Indonesia) membuka training hari ini dengan menceritakan tentang perjuangan serikat pekerja dan Isu isu ketenagakerjaan, dilanjutkan dengan kemampuan berkomunikasi (komunikasi asertif) yang dibawakan langsung Putu Raka Pendit (Ketua Departemen Pendidikan, Pelatihan dan Kaderisasi DPP ASPEK Indonesia).

Encep Supriyadi membicarakan tentang isu isu ketenagakerjaan serta konstitusi yang mengaturnya, seperti: PKB (Perjanjian Kerja Bersama), Struktur Skala Upah serta proses dan rumusan terciptanya upah minimum (UMP/UMK), beliau berharap kawan kawan SERPISSI dapat memahami roh perjuangan kaum pekerja/buruh dalam menuju kesejahteraan, kita tidak bisa berharap mendapatkan apapun yang kita inginkan dalam sekejap, diperlukan perjuangan dan doa, maka ALLAH SWT akan menunjukkan jalannya selangkah demi selangkah. “pungkasnya”

ini merupakan kemampuan untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan pihak lain. Dalam bersikap asertif, seseorang dituntut untuk jujur terhadap dirinya dan jujur pula dalam mengekspresikan perasaan, pendapat dan kebutuhan secara proporsional, tanpa ada maksud untuk memanipulasi, memanfaatkan ataupun merugikan pihak lainnya

Marasi Leonardo (Wasekjend SERPISSI) mengatakan kami sangat berterima kasih terhadap DPP ASPEK Indonesia, secara free kami mendapatkan training yang sangat bermanfaat dan menambah wawasan, baik itu PKB, Struktur Skala Upah serta proses dan rumusan tentang terciptanya upah minimum (UMP/UMK), apalagi komunikasi skill ini sangat membantu, terlebih lagi saat ini banyak terjadi diskriminasi terhadap pengurus dan anggota SERPISSI, dengan training yang di dapat hari ini, kami lebih percaya diri untuk segera mencoba untuk membuka dialog dengan pihak manajemen (Manager Area/House Keeper) di lokasi kerja untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. “tegasnya”(TM/RS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *