PERNYATAAN SIKAP BURUH DAN RAKYAT INDONESIA UNTUK PALESTINA MERDEKA

Hari ini, Jumat 28 Mei 2021, buruh Indonesia yang tergabung dalam Gerakan Pekerja Muslim Indonesia (GPMI) melakukan aksi solidaritas di Kantor PBB, Kedutaan Besar Amerika dan Perancis.

Permasalahan di Palestina belumlah selesai jika Israel tidak menghentikan serangan militernya.

Permasalahan dan penderitaan bangsa Palestina akan selalu ada dan hanya akan selesai bila Israel hengkang dari tanah Palestina serta mengembalikan tanah-tanah Palestina yang mereka rampas dari penduduk Palestina.

Israel yang sebelumnya tidak pernah ada di tanah Palestina bahkan di peta dunia. Namun sejak 1947 sedikit demi sedikit tanah-tanah Palestina dirampas oleh Israel hingga kini.

Karenanya, kami kaum buruh Indonesia atas dasar amanah Konstitusi UUD 1945 serta kemanusiaan dan keadilan sosial bagi seluruh umat manusia, menyerukan:

1. Kepada segenap kaum buruh, masyarakat dan Pemerintah Indonesia, jangan pernah berhenti memberikan dukungan perjuangan kepada rakyat Palestina hingga bangsa Palestina merdeka, dan Israel hengkang serta mengembalikan tanah-tanah yang dirampas dari penduduk Palestina.

2. Mendesak PBB untuk memberikan sanksi yang setegas-tegasnya kepada penjajah Israel atas serangan militernya yang telah membunuh ribuan penduduk Palestina.

PBB juga harus memastikan dibukanya blokade dan akses masuk ke Palestina agar bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina bisa masuk dan didistribusikan.

3. Mendesak negara-negara yang selama ini mendukung penjajahan Israel terhadap bangsa Palestina, terutama Pemerintah Amerika Serikat dan Perancis agar menghentikan segala dukungannya kepada penjajah Israel.

4. Menyerukan kepada masyarakat Internasional agar mengucilkan penjajah Israel yang telah merusak perdamaian dan ketentraman dunia.

 

Hormat Kami,
Gerakan Pekerja Muslim Indonesia (GPMI)

Riden Hatam Azis
Koordinator Presidium
0812 8618 364

Narahubung
Sabda Pranawa Djati
0811 2021 010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*